Benny Rhamdani menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Tipidkor Polda Sulut pada Rabu (20/8), atas dugaan utang piutang senilai Rp 10 miliar yang berkaitan dengan Pilkada Kotamobagu 2024. Selain itu, Bersama istri, ia bersikeras tidak pernah menerima dana tersebut—sebuah klarifikasi yang kian menyedot perhatian publik.
Kronologi Pemeriksaan dan Klarifikasi
Pemeriksaan berlangsung selama lima jam di ruang Unit IV Tipidkor Polres Kotamobagu. Seusai pemeriksaan, Benny Rhamdani dan istrinya menyelenggarakan konferensi pers mendadak di sebuah kafe di Kotamobagu Timur, menegaskan bahwa mereka tidak pernah melihat apalagi menerima uang Rp 10 miliar tersebut.
Latar Dugaan Utang Rp10 Miliar
Laporan kasus ini berasal dari seorang pengusaha berinisial DD yang mengaku belum mendapat pengembalian dana terkait biaya Pilkada Kotamobagu 2024. Selain itu,Benny membantah seluruh tuduhan, termasuk tidak mengetahui siapa peminjam, penerima, atau penjamin uang itu.
Polisi berhasil membekuk empat pelaku yang bertanggung jawab atas penculikan kepala cabang BRI, namun eksekutor utama masih buron dan terus dikejar oleh aparat. Berita Panas
Ilham Pradipta BRI ditemukan sebagai korban penculikan yang berujung tragis, memicu diskusi publik mendalam mengenai keamanan pejabat publik.
Pertanyaan Umum
Pengusaha berinisial DD yang merasa belum mendapatkan pengembalian dana terkait biaya Pilkada Kotamobagu 2024.
Benny dan istrinya menegaskan tidak pernah melihat atau menerima dana Rp10 miliar dan meminta penyidik menjawab soal dugaan pihak lain.
Ya, kasus ini ditangani oleh Unit Tipidkor Polda Sulut, yang menangani dugaan utang piutang dengan potensi unsur korupsi.
Penutup
Benny Rhamdani, tokoh senior Hanura dan mantan Kepala BP2MI, menghadapi pemeriksaan serius atas dugaan utang Rp 10 miliar. Selain itu, ia dan istri menolak tuduhan dan mengaku tak pernah menerima uang tersebut, publik mengharapkan proses hukum berjalan transparan dan tuntas. Kesimpulannya, Berita Panas, sebagai portal berita panas politik, terus mengawal perkembangan ini dengan akurat dan berimbang.
Tinggalkan Balasan